Ngerjain Tukang Becak

Seperti biasa ketika pulang sekolah Keevy dan beberapa temannya selalu bersama. Kali ini dia memiliki rencana bnersama ke empat temannya yaitu, Yayan, Itong, Dol, dan Mbah untuk ngeprank (istilah jaman sekarang) orang yang lewat di sepanjang jalan,

Dia mengikat uang mainan pecahan 20.000 dengan benang senar yang tak terlihat karena transparan. Kemudian di letakkan uang tersebut di tengah aspal sambil dia bersembunyi dari kejauhan dengan ke empat temannya tersebut.

Menunggu dengan pasti orang yang lewat sambil tersenyum membayangkannya, dan tibalah seorang tukang becak yang lewat dan akhirnya turun dari becak berniat untuk mengambil uang tersebut, ketika tangannya sudah hampir menyentuh uang itu, dengan gerakan cepat dia menarik uangnya sambil berlari dan tertawa terbahak melihat tukang becak tersebut bengong melihat tingkahnya.

Ngaworr koenn, celoteh Itong dan ketiga teman lain sambil tertawa dan ngos2san karena berlari…Itukan ide kamu Tong, jawab Keevy (terbahak). Weslah ayo nggolek kontol kambing (Kue yang terbuat dari kacang hijau yang dihaluskan lalu dicampur gula. Selanjutnya dibalut adonan tepung dan digoreng hingga adonan kering. Ucap Yayan dan Mbah sambil bergegas menuju warung , seperti biasa kami meminta bonus air es kepada pemilik warung tersebut.

Atau kadang Kami meminum air kran di masjid belakang warung, karena Kami dulu menganggap air untuk wudhu itu suci dan pastinya layak untuk di minum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *