Nama saya Lutfi pindahan dari SDN Losari, ucapan salam kenal siswa baru yang kemudian di persilahkan duduk di bangku kosong di tengah oleh Bu Guru. Lutfi ber perawakan atltetis untuk ukuran siswa kelas 6 SD dari pada siswa yang lain saat itu. Memiliki rambut yang klimis berkilau karena minyak rambut yang terlalu banyak dipakai.
Seperti biasa murid baru selalu terlihat pendiam, entah malu atau karakternya yang memang pendiam. Dia menggunakan sepedanya untuk transportasi harian, karena jarak rumah ke sekolah cukup jauh. Pada saat jam istirahat, kami mencoba saling berkenalan, berbasa basi sekedar menayakan asli mana, kenapa pindah di sekolah ini dan lain – lain untuk melumerkan suasana.
Oya di kelas kami ada siswa yang sudah menyandang gelar Ngerajani (Raja/Watu/Penguasa) kelas. Gelar tersebut diberikan bukan dari pemilihan umum, tapi karena siswa tersebut memiliki kekuatan atau mungkin terlihat kuat.
Yayan dia penguasa kelas saat itu dan sudah ngerajani mungkin sejak kelas 1 SD. Dia sebenarnya memiliki karakter yang baik dan suka bercanda dengan siswa yang lain. Meski kadang kita harus patuh dengan perintahnya atau jika tidak kita akan di KODE. KODE entah dulu istilah itu muncul dari mana, jadi ketika ada teman yang kena KODE dia akan di kucilkan tidak ada yang boleh ngobrol atau bermain dengan siswa tersebut.
Pada saat jam pelajaran berlangsung, Lutfi meminta ijin kepada guru untuk pergi ke toilet, kemudian Keevy dan beberapa teman yang lain mengikutinya dari belakang. Ketika dia sudah mulai masuk kamar mandi, Kami berencana untuk mengunci pintunya dari luar dan perlahan kami melarikan diri menuju kelas.
Tidak seperti yang kami kira, ternyata dia menangis keras di dalam kamar mandi entah siapa yang telah membuka pintu tersebut, kami malah menahan tawa tanpa ada rasa bersalah (hahahhahahaha).
Waktu telah berjalan, Lutfi sudah menjadi bagian dari cerita hari – hari kami, bercanda, lari – larian, jajanpun bersama. Suatu ketika terjadi cekcok antara Yayan dan Lutfi mungkin karena aturan perintah yang tidak di patuhi oleh Lutfi. Tapi dia tidak sedikitpun takut sama Yayan, pertengkaranpun tidak bisa dihindarkan dan di menangkan oleh Lutfi, otomatis gelar Ngerajani di sandang oleh Lutfi seketika saat itu.
Sejak saat itu Yayan selang beberapa waktu saat itu di jahui oleh teman – temannya dan Lutfi meskipun menjadi penguasa kelas dia tidak semena – mena. Kemudian hari – haripun berjalan sepeti biasa tanpa ada KODE meng KODE (yehahahaha).

Leave a Reply